Seorang Sahabat

Seorang Sahabat………….

Ibarat daun pepaya, pahit rasa sepanjang hidupnya. Namun ia mampu memberi kemanisan bagi buahnya, bahkan dicintai manusia sebagai obat pencegah berbagai penyakit.

Seorang Sahabat………….

Bagaikan untaian padi, kian hari makin berisi. Tidak tengadah berhati tinggi, melainkan tunduk memberi harapan dan kemakmuran.

Sahabat……………

Bagaikan pohon pisang, enggan mati sebelum berarti. Enggan binasa sebelum berjasa. Meski sehari ia dipotong dan disakiti berkali-kali, tetap tumbuh ke atas, ingin memberikan buah hidupnya kepada umat manusia.

Seorang Sahabat…………….

Seperti perangko, sekali berarti sudah itu mati. Namun ia puas dan ikhlas, karena semasa hidupnya ingin berbakti sebagai duta setia, menunaikan tugas suci tanpa harap imbalan, menolong siapa saja menuju alamat yang benar.

Seorang Sahabat……………

Bagai sebuah batu fondasi, yang menjadi alas penguat bangunan megah. Namun ia tak pernah tampak di mata manusia, dan ia pantang menonjolkan diri, rela terpendam dalam tugas bakti, demi kesejahteraan para penghuni.

Kemarin….. sekarang…. esok, dan seterusnya jadilah Sahabat sejati yang ikhlas memberi demi gapai ridho Ilahi..